Tahukah kamu dengan dental floss atau benang gigi? Pernahkah kamu menggunakan dental floss atau benang gigi? Seberapa perlukah menggunakannya? Menurut Caren Barnes, seorang profesor kesehatan dan kebersihan gigi dari University of Nebraska Medical Center, tujuan menggunakan benang gigi adalah untuk membersihkan plak dan biofilm dari permukaan gigi, terutama dari permukaan yang sulit dijangkau oleh sikat gigi, seperti permukaan yang terdapat di antara dua gigi.
Dental flossing merupakan metode yang paling banyak dianjurkan untuk membersihkan plak pada permukaan proksimal gigi. Dental floss tersedia dalam bentuk seperti benang dengan atau zat pelapis benang. Anjuran menggunakan berbagai tipe floss didasari oleh kemudahan cara penggunaan dan selera masing-masing orang.
Lalu bagaimanakah awal mula dari dental flossing ini. Menurut sebagian sumber pada tahun 1815, dokter gigi New Orleans, mulai menasihati pasiennya untuk menggunakan benang sutra tipis untuk membersihkan sela-sela gigi mereka. Lalu pada tahun 1882 sebuah perusahaan di Massachusetts, mulai memasarkan dental floss tanpa dilapisi lilin.
Namun selama tahun 1940-an, bahan sutra digantikan dengan bahan nilon karena tekstur benang-nya yang konsisten dan lebih tahan dibandingkan bahan sutra. Sejak itu, berbagai jenis benang gigi telah diperluas untuk mencakup bahan baru seperti Gore-Tex, dan tekstur yang berbeda seperti benang spons dan benang lembut. Dan benang saat ini memiliki fitur lain untuk membuat flossing lebih mudah. Misalnya, benang dengan ujung kaku dirancang untuk membantu dengan flossing sekitar kawat gigi atau peralatan gigi lainnya.
Hari ini, benang merupakan bagian penting dari menyikat gigi dua kali sehari, flossing setiap hari, dan biasa menggunakan obat kumur yang membentuk rutin yang sehat untuk menjaga kesehatan mulut.