Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Merasa Homesick? Ini Tips untuk Meringankan Perasaanmu

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Bagi kamu yang memutuskan untuk merantau, bekerja atau sekolah ke tempat yang jauh dari rumah, tentu sudah akrab dengan perasaan rindu yang menyesakkan di dalam hati. Biasanya, kondisi ini disebut sebagai ‘homesick’.

Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Psychological Medicine, homesick ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Rasa rindu mendalam inj membuat perasaanmu lebih emosional, yang bisa mempengaruhi perilaku dan fisik.

Bahkan, homesick juga sering mempengaruhi perasaanmu, menjadi tidak aman, kehilangan kontrol dan gugup, serta efek fisik seperti masalah tidur, kelelahan dan hilangnya nafsu makan.

Nah, berikut adalah beberapa tips dari psikolog yang bisa membantu meringankan homesick.

  1. Homesick adalah perasaan yang normal
    Menurut Mark Leary, seorang profesor psikologi dan ilmu saraf di Duke University, hampir setiap orang mengalami kerinduan ketika pindah ke tempat baru. Beberapa orang mungkin merasa lebih baik menyembunyikannya.
    “Merasa rindu mendalam dengan rumah bukanlah kelemahan pribadi. Kamu perlu menyadari bahwa perasaan ini merupakan reaksi normal dan termasuk dalam reaksi kesehatan bahwa dirimi tidak mau pergi jauh. Sayangnya banyak orang yang menolak, karena tidak mampu menangani perpisahan,” kata Leary.
  2. Bergaul dengan orang baru yang membuat kamu nyaman
    Kerinduan yang sangat menyakitkan untuk orang yang dicintai sebenarnya adalah hal alami yang dirasakan manusia. Merasa rindu ketika berpisah dengan orang yang dicintai ini memotivasi kita untuk ingin bersama dengan orang-orang yang mendukung kita. Ini juga membuat kita ingin menciptakan hubungan baru yang saling mendukung.
  3. Sayangi diri sendiri
    Hal ini sangat penting dan juga salah satu yang paling sulit untuk dicapai. Menyayangi diri sendiri didefinisikan sebagai “mengobati diri sendiri” dengan rasa peduli, perhatian dan kebaikan yang kerap kita lakukan untuk orang-orang tercinta, saat mereka menghadapi situasi kehidupan yang sulit, kata Leary.
    Dengan kata lain, jelas Laery menyayangi diri sendiri adalah tindakan mencintai diri kamu seperti yang kamu lakukan pada orang yang kamu sayangi. Cinta murni ini sangat penting dan efektif untuk diri sendiri karena ini biasa digunakan sebagai teknik konseling dan psikoterapi.
  4. Hindari pemikiran negatif
    Tanya pada diri kamu sendiri, seberapa besar rasa homesick mu dan bagaimana cara kamu memahami situasi ini. Misalnya, jelas Laery, orang sering menyalahkan diri sendiri karena ketidakmampuan mereka mengatasi lingkungan baru atau bertemu dengan orang baru. Pada kenyataannya, menyalahkan diri sendiri hanya bisa memperburuk perasaan saat kamu transisi ke lingkungan baru.
    Leary merekomendasikan untuk mengambil langkah mundur, bukannya jatuh ke dalam perangkap perasaan negatif, yang secara konsisten menilai pikiran dan emosi.
    Sebuah pandangan positif tentang situasi seringkali memberikan keajaiban bagi suasana hati kamu. Sayangnya, jika kamu tidak sering berlatih untuk membungkam pikiran negatif dalam banyak hal, ini akan sulit didapatkan.
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments