Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Manfaat olahraga 15 menit

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Kurangnya waktu adalah salah satu alasan kita tidak berolahraga. Lalu apakah olahraga selalu 15 menit memiliki hasil yang sama dengan berolahraga selama satu jam? Menyempatkan 15 menit saja untuk berolahraga setiap hari tidaklah memakan waktu lama. Namun tahukah Anda? Itu bisa menurunkan risiko orang dewasa dan yang lebih tua dari kematian dini.

Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 123.000 orang yang berusia 60 tahun dan lebih tua. Rata-rata waktu tindak lanjut penelitian ini adalah 10 tahun. Dibandingkan dengan mereka yang aktif, orang dengan rendahnya tingkat aktivitas adalah 22 persen lebih mungkin untuk meninggal selama periode penelitian. Selain itu, bagi orang-orang dengan tingkat aktivitas fisik sedang dan tinggi, risiko kematian selama studi berkurang 28 persen dan 35 persen (masing-masing) dibandingkan dengan orang yang tidak aktif sama sekali.

”Penelitian ini tidak dirancang untuk membuktikan hubungan sebab-akibat, tetapi hasilnya menunjukkan bahwa semakin sering orang dewasa (tua) melakukan aktivitas fisik, maka semakin besar manfaat kesehatan yang mereka dapatkan,” kata peneliti, Dr. David Hupin, seperti dilansir laman Health.

Umur bukan alasan untuk tidak berolahraga. Aktivitas fisik secara teratur memiliki efek lebih baik secara keseluruhan pada kesehatan daripada pengobatan.

Hupin mengatakan orang tidak harus membuat perubahan drastis pada jumlah aktivitas dalam kehidupan mereka. Sebaliknya, mereka harus semakin meningkatkan jumlah aktivitas yang mereka lakukan.

”Lima belas menit sehari bisa menjadi target yang wajar untuk orang dewasa yang lebih tua. Peningkatan kecil dalam aktivitas fisik memungkinkan beberapa orang dewasa yang lebih tua untuk menggabungkan aktivitas yang lebih moderat dan lebih dekat dengan yang direkomendasikan yakni 150 menit per minggu,”

Kamu tidak perlu melakukan gerakan yang susah dalam jumlah yang banyak. Kamu bisa memulai dengan gerakan sederhana seperti star jump, wall sits, squats, plank dan push up. Lakukan gerakan itu dengan jumlah kurang dari sepuluh per gerakan, lalu diikuti dengan istirahat selama 10 detik. Ulangi gerakan gerakan tadi selama 6 menit. Dengan waktu istirahat yang singkat akan meningkatkan denyut jantung, memperbaiki metabolisme, dan membakar kalori dalam jumlah besar.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments