Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Pernahkah kamu berpikir ketika menggosok gigi, siapakah penemu sikat gigi? Bagaimana orang pada jaman dulu membersihkan gigi? Bagaimanakah kesehatan gigi orang-orang jaman dulu? Pertanyaan tadi memang terdengar random, namun tetap menggelitik otak dan membuat kamu penasaran. Nah, berikut jawaban untuk pertanyaan kamu.

Sikat gigi diperkirakan sudah ada sejak 3.500 SM oleh bangsa Babilonia dan Mesir. Berdasarkan temuan sejarah ini, Bangsa Babilonia dan Mesir menggunakan chewingstick (stik kunyah) sebagai sikat gigi. Stik kunyah ini mereka ambil dari kayu kita kenal dengan siwak. Tanaman ini dipercaya sebagai obat dan memiliki kemampuan antiseptik. Caranya adalah dengan menggigit-gigit salah satu ujung dari stik sehingga lama-kelamaan serat kayunya membentuk seperti bulu sikat. Mereka menggosokkan giginya menggunakan stik kayu tersebut.

Sikat gigi moderen sendiri, pertamakali diperkenalkan di Eropa oleh William Addis seorang Narapidana dari Inggris pada tahun 1770. Ia mengisi waktu luangnya dengan mencoba memanfaatkan barang bekas yang ada disekitarnya untuk mengembangkan alat untuk membersihkan gigi sehabis makan. Pada saat itu, cara untuk membersihkan gigi adalah menggunakan kain yang telah diberi garam dan menggosokannya pada gigi. Addis menggunakan tulang hewan sisa makanannya yang ia beri lubang-lubang kecil, kemudian menempatkan bulu-bulu yang telah diikat dan merekatkannya.

Setelah keluar dari penjara pada tahun 1780, ia kemudian mulai memproduksinya secara masal. William Addis meninggal tahun 1808 dalam keadaan makmur dan kaya, usahanya sendiri dilanjutkan oleh anaknya yang juga bernama William. Perusahaanya masih tetap beroperasi hingga sekarang. Pada tahun 1840 sikat gigi mulai berkembang luas di Inggris, Prancis, Jerman dan Jepang. Bulu sikat gigi mengalami perubahan menjadi serat sintetik dengan alasan lebih higienis. Kebiasaan untuk menyikat gigi setiap hari baru mulai diperkenalkan disana oleh Tentara Amerika setelah Perang Dunia II.

Nah apakah pertanyaan kamu tadi sudah terjawab? Sekarang kamu lebih tahu kisah awal dan perkembangan dari sikat gigi.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments