Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Kopi Mempengaruhi Kesuburan Pria?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Sebuah studi baru mengklaim bahwa mengonsumsi kopi berlebihan dapat mempengaruhi kesuburan pria. Di mana, pria yang memiliki kebiasaan minum lebih dari 3 cangkir kopi seharu memiliki peluang keberhasilan lebih sedikit untuk menghamili, bahkan melalui metode IVF.

Pria yang tidak minum kopi, dikatakan memiliki peluang 50 persen lebih sukses dalam hal kesuburan. Penelitian ini mengklaim bahwa kafein tampaknya mempengaruhi sperma pada tingkat mikroskopis.

Lalu, bagaimana takaran yang disebut terlalu banyak? Penelitian mengatakan pria yang umumnya minum lebih dari 250 mg kafein sehari lah yang dikatakan sudah berlebihan minum kopi dan memiliki peluang lebih sedikit menjadi seorang ayah.

Studi ini menyarankan agar pria perlu untuk mengontrol asupan kafein mereka, saat mereka sedang merencanakan memiliki anak.

Meskipun kafein dikatakan baik dalam mengurangi stres, tetap saja mengonsumsi kopi berlebihan bisa mempengaruhi kesuburan drastis. Penelitian dilakukan pada lebih dari 100 pria antara 35-37 tahun.

Para ahli juga menyarankan, agar pria bisa lebih rajin olahraga dan makan makanan yang baik saat mereka mengurangu konsumsi kafein untuk kesuburan yang lebih baik.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments