Mengenal Perbedaan Espresso dan Manual Brew Coffee

Coffee
Juli 16, 2021

Apa jenis kopi yang sering kamu pesan di coffee shop? Meskipun berbahan dasar kopi, namun perbedaan pada cara penyajiannya tentu akan membuat rasanya berbeda pula. Aneka ragam sajian tersebut mungkin menggugah selera dan membuat kamu ingin mencobanya satu-persatu.

Ketika kamu mendatangi sebuah coffee shop tentu sering diberikan berbagai macam pilihan menu kopi. Nah, bagi kamu yang tidak terlalu mengerti kopi, terkadang sulit untuk membedakannya. Misalnya seperti membedakan espresso dan manual brew coffee.

Espresso adalah kopi yang diekstrak menggunakan mesin penyeduh dengan temperatur bertekanan tinggi. Hasil seduhannya berwarna hitam kental dan terdapat crema di permukaannya.
Crema merupakan busa coklat yang memenuhi permukaan secangkir espresso dan menjadi penanda bahwa kopi yang diseduh itu masih segar.

Nama espresso berasal dari bahasa Italia yang berarti express atau cepat. Oleh karena itu, orang-orang Italia biasanya menikmati dalam waktu yang singkat.

Espresso dibuat tanpa tambahan apa pun dan disajikan hanya sekitar 30-45 ml. Jenis minuman kopi ini merupakan referensi untuk membuat minuman-minuman espresso lainnya.

Adapun jenis-jenis kopi espresso yang harus kamu ketahui yaitu, Ristretto, Lungo, Doppio, Americano, Long black, Latte, Cappuccino, Macchiato, Mochaccino, Affogato, Con panna, dan Black eye.

Selain espresso terdapat juga Manual Brew coffee, metode ini merupakan cara menyeduh kopi secara manual tanpa menggunakan mesin espresso.
Teknik ini seringkali berkaitan dengan bubuk kopi yang sudah digiling, kertas filter, dan air panas yang sudah di tentukan tingkat temperaturnya.

Minuman yang dihasilkan dengan cara ini umumnya adalah kopi hitam tanpa ampas yang memiliki tingkat ketajaman rasa yang berbeda dengan espresso.

Oleh karena itu, para barista pun menyarankan agar manual brew coffee ini dinikmati tanpa campuran susu ataupun gula demi mempertahankan keunikan rasa tersebut.

Metode Manual Brew ini sangat mengulik lebih dalam lagi tentang kopi. Misalnya seperti kita harus mendapatkan rasa manis pada kopi dan kita juga harus sesuaikan suhu air yang pas pada kopi.
Terdapat juga beberapa jenis-jenis manual brew coffee seperti, Kopi tubruk, Pour over, Vietnam drip, Plunger atau press, Vacuum, Moka pot, dan Cold brew.

Rasa espresso memang lebih pahit dari manual brew. Tapi, tidak berarti kandungan kafein espresso lebih banyak dari kopi yang dihasilkan diseduh secara manual. Jumlah banyaknya kafein bisa dilihat dari seberapa banyak kopi yang digunakan.

Tidak hanya kafein saja, kandungan tanin dan asam yang terdapat pada kedua minuman ini ternyata memiliki efek yang tidak baik bagi kesehatan gigi jika dikonsumsi secara berlebihan. Efeknya bisa membuat enamel gigi menjadi lebih lunak sehingga noda dan kotoran lebih mudah menempel di gigi dan mengubah warna gigi menjadi kuning.

Jika dilihat dari efeknya, sebaiknya kamu harus melakukan pencegahan dengan cara rajin sikat gigi setelah meminum espresso atau manual brew coffee menggunakan Zact sebagai pilihan pasta gigi kamu.

Karena khasiat yang terkandung dalam Zact memiliki 3 kali stain fighter untuk membantu mengurangi noda di gigi akibat dari mengonsumsi kopi, teh, dan rokok.

Dengan begitu, kamu tidak usah takut lagi untuk meminum espresso atau manual brew coffee kapan saja, sehingga kamu tetap merasakan nikmatnya kopi dengan berbagai macam cara penyajiannya.

Happy Drinking and Keep Healthy~

Share This
Comment

Tinggalkan Balasan