Gigi putih cerah dapat meningkatkan kualitas senyuman dan kepercayaan dirimu. Banyak pasta gigi yang menawarkan dapat memutihkan gigi. Namun kamu juga bisa memutihkan gigi di dokter gigi agar lebih terjamin dan kamu juga bisa mengkonsultasikan bagaimana perawatannya.
Pemutih gigi bekerja dengan mempercerah warna gigi asli. Perawatan ini dapat dikerjakan oleh dokter gigi profesional, salon kecantikan, atau dilakukan sendiri dengan perangkat yang dijual bebas di pasaran. Namun, selain tidak bersifat permanen, terdapat risiko lainnya jika menjalani pemutihan gigi oleh pihak-pihak yang bukan tenaga profesional.
Secara medis, prosedur pemutihan gigi dapat dilakukan jika terjadi masalah pada gigi seperti matinya saraf maupun dengan tujuan estetika atau untuk kecantikan. Namun, pemutihan gigi yang dilakukan di salon-salon kecantikan tanpa arahan dokter memiliki risiko yang bisa membahayakan kesehatan gigi Anda. Sementara itu, produk pemutih atau bleaching yang mengandung peroksida ataupun produk lain yang dijual bebas berisiko menyebabkan gigi sensitif, iritasi gusi, hingga kerusakan enamel atau email gigi.
Umumnya, cara pemutihan gigi dilakukan dokter dengan dua cara utama:
-
Cetakan gigi
dokter akan membuat cetakan gigi yang nantinya untuk dikenakan di rumah bersamaan dengan penggunaan gel pemutih pada gigi. Perawatan yang berlangsung selama kurang lebih sebulan ini mengharuskan kamu untuk berkunjung secara rutin ke dokter untuk memeriksakan gigi. Beberapa jenis gel pemutih tertentu dapat digunakan selama delapan jam, sehingga periode perawatan dapat menjadi lebih singkat.
-
Laser pemutih
laser disorotkan ke jajaran gigi yang sudah diolesi produk pemutih. Sorotan yang dilakukan selama sekitar 60 menit ini berguna untuk mengaktifkan pemutih tersebut. Perawatan ini berharga lebih mahal dibanding metode yang menggunakan cetakan.
Sebaiknya kamu konsultasikan kepada dokter gigi cara dan perawatan untuk mendapatkan gigi putih. Dengan berkonsultasi dengan dokter gigi kamu mendpatkan informasi yang lebih terpercaya.