Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Apakah Kopi Bisa Bikin Kurus?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Kopi memliki banyak sekali manfaat, mulai dari membantu menghilangkan sakit kepala, mata panda, kesehatan jantung dan lainnya. Tapi ada juga manfaat kopi yang lainnya, yaitu bisa membantu kamu untuk memiliki badan lebih kurus.

Kopi, pada dasarnya, memiliki beberapa zat aktif biologis yang bisa memengaruhi metabolisme dalam tubuh. Yang paling banyak diteliti oleh para scientists dari semuanya itu adalah kafein—mengingat efek yang ditimbulkannya terhadap saraf dan otak.

Kafein bisa merangsang sistem saraf dengan mengirimkan sinyal langsung ke jaringan lemak untuk memecah dan menguraikan lemak yang masuk ke dalamnya. Hal lain yang dilakukan kafein adalah meningkatkan tingkatan hormon epinephrine dalam darah—atau yang juga dikenal sebagai adrenaline.

Epinephrine ini pun akan menyebar ke seluruh darah, termasuk ke jaringan-jaringan lemak, lalu mengirimkan “perintah” untuk memisahkan lemak itu dan melepaskannya ke sel-sel darah. Sederhananya, kafein tidak memberi kesempatan kepada lemak-lemak itu mengendap terlalu lama, namun “mengubahnya” menjadi pelecut yang mengonversinya menjadi energi. Inilah salah satu alasan kenapa kopi juga baik dikonsumsi sebelum berolahraga.

Beberapa studi menunjukkan kalau kafein bisa menaikkan RMR (Resting Metabolic Rate, yaitu kalori yang dibakar pada saat tubuh beristirahat) sebesar 3-11 %. Makin banyak kafein yang dikonsumsi maka makin besar pula efeknya. Yang menarik, kebanyakan peningkatan metabolisme ini akan semakin cepat berpengaruh jika dibarengi dengan peningkatan pembakaran lemak. Untuk membakar lemak, salah satu caranya ya dengan berolahraga. Namun hal ini tidak berlaku pada orang yang mengalami obesitas. Orang yang obesitas tetap harus berolahraga dan menjaga pola makannya.

Nah dari penjelasan diatas, semua efek kopi ini akan bekerja jika polyphenols atau zat-zat penting dalam kopi tetap terjaga. Karena banyak polyphenols dalam kopi hilang selama proses roastingUntuk itu diperlukan kejelian masing-masing peminum kopi untuk memilih jenis kopi apa yang ingin dibeli. Sebaiknya pilih kopi dengan variasi light roasted, selamat mencoba.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments