Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/zactid/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

5 Mitos Tentang Gigi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Sering kali kita mendengar beberapa mitos yang berhubungan dengan kesehatan gigi. Namun apakah semuanya benar?

  1. Mitos: Menyikat gigi semakin lama dan semakin keras lebih baik.
    Fakta: Menyikat gigi dengan sikat yang berbulu keras dan tekanan yang cukup keras, juga durasi yang terlalu lama justru akan merusak gigi. Permukaan gigi akan terkikis dan menjadi aus, akibatnya email gigi menipis dan gigi dapat menjadi sensitif. Sikatlah gigi dengan sikat berbulu lembut, tekanan ringan namun merata pada seluruh permukaan gigi. Durasi yang ideal untuk menyikat gigi adalah 2 sampai 3 menit.
  2. Mitos: Sikatlah gigi sehabis makan manis atau asam.
    Fakta: Menyikat gigi langsung sehabis memakan makanan manis atau asam justru akan merusak lapisan email gigi. Mengapa demikian? karena keadaan gigi yang asam membuat gigi melunak sehingga lebih mudah terkikis oleh sikat gigi. Sikatlah gigi minimal 30-60 menit setelah makan serta berkumurlah dengan air putih setiap habis makan makanan manis dan asam untuk menetralisir keadaan rongga mulut.
  3. Mitos: Permen karet tidak baik untuk gigi.
    Fakta: Mengunyah permen karet akan meningkatkan produksi air liur, yang mana merupakan hal yang baik karena air liur membersihkan gigi dan menetralisir asam. Kandungan gula yang terkandung di dalam permen karetlah yang berbahaya untuk gigi karena gula merupakan makanan bagi bakteri penyebab gigi berlubang. Jika kita memilih permen karet yang bebas gula, hal tersebut justru baik untuk kesehatan gigi, bahkan permen karet dengan bahan xylitol sangat baik dalam memberantas bakteri penyebab gigi berlubang.
  4. Mitos: Jika tidak sakit gigi, tidak perlu ke dokter gigi.
    Fakta: Melakukan kunjungan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali berguna untuk memeriksakan keadaan gigi secara keseluruhan. Menemukan dan mengobati masalah gigi dan mulut sejak dini akan jauh lebih baik dan lebih murah daripada ketika telah sakit gigi. Sakit gigi menunjukkan bahwa lubang gigi telah cukup dalam dan bahkan mungkin telah mengenai saraf gigi.
  5. Mitos: Makanlah permen untuk menghilangkan bau mulut.
    Fakta: Gula yang terkandung dalam permen merupakan makanan bakteri yang menyebabkan plak menempel dan gigi berlubang. Penyebab bau mulut adalah kondisi gigi dan rongga mulut yang kurang baik, yaitu banyak plak dan gigi berlubang. Bakteri yang berkembang biak di dalam mulut akan mengeluarkan gas berbau tidak sedap. Agar nafas senantiasa segar maka jagalah kebersihan gigi dengan menyikat gigi 2x sehari (setelah sarapan dan sebelum tidur) serta rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Narasumber: Drg. Lilis Iskandar, SKG (Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments